Arsene Wenger Dapat Peringatan Serius dari FA

Rasa ketidakpuasan seorang pelatih atau manager ketika wasit dipandang tidak adil terhadap klubnya memang selalu menghiasi layar kaca pada saat pertandingan sedang berlangsung.Begitu juga dengan Arsene Wenger.Saat ini, dia terus mendapatkan sorotan dari berbagai media atas ucapannya terhadap seorang wasit pada saat pertandingan.Ucapannya tersebut bahkan telah membuat dirinya mendapatkan peringatan resmi dari FA. Kira-kira, apa yang membuat Wenger bertindak seperti itu?

Klarifikasi Arsene Wenger

Arsene Wenger telah menerima sebuah peringatan resmi dari Asosiasi Sepak Bola atas komentarnya yang dilakukannya sebelum dan setelah pertandingan imbang 2-2 Januari saat Arsenal melawan Chelsea. Manajer Arsenal juga telah diminta oleh FA untuk memberikan pengamatannya mengenai apa yang dia (Wenger) katakan tentang keputusan wasit yang dianggap merugikan The Gunners dalam pertandingan imbang 1-1 melawan West Brom pada Malam Tahun Baru dan hasil imbang 2-2 saat Arsenal melawan Chelsea tiga hari kemudian.

Pada tanggal 2 Januari 2018 Wenger membuat klarifikasi dalam sebuah konferensi pers sebelum pertandingan.Menurutnya, keputusan FA tersebut sangat mengecewakan dan dia juga kecewa bagaimana keputusan itu dibuat. Pada konferensi pers tersebut, dia mengatakan tentang apa yang lebih membuat dirinya frustrasi yakni hal itu terjadi berkali-kali di musim ini seperti di Stoke , di Watford, di Manchester City, di West Brom. Sehingga menurutnya, kejadian tersebut bukanlah merupakan kebetulan bagi dirinya.

Dia menuturkan; “Itulah mengapa saya sama sekali tidak senang dengan jawaban yang dibuat wasit untuk menunjukkan mengapa dia memberikan penalti, karena itu (yang terjadi saat itu) sama sekali tidak sesuai dengan apa yang terjadi.Dalam hal ini, ini agak mengkhawatirkan.”

Menurut Wenger, dia [wasit Mike Dean] telah melakukannya dan pihak Wenger harus menghadapinya. Hanya saja, Wenger berpendapat jika mereka harus menempatkan masalah togel online dengan Mike Dean dan keputusan FA ini di belakang sehingga mereka tetap bisa fokus pada pertandingan berikutnya. Wenger juga mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memikirkannya.

FA Hanya Peringatkan Wenger, Tidak Ada Sanksi

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Wenger menjelaskan bahwa semua yang terjadi bukanlah suatu kebetulan.Dia mengatakan jika sebuah pendapat dibangun di atas fakta dan terjadi secara berulang, maka itu bukanlah suatu kebetulan. Artinya, apa yang terjadi di Stoke, Watford, Man City dan West Brom bukanlah suatu kebetulan. Namun dia tidak mengatakan itu apa.

Beruntungnya, FA mengkonfirmasi bahwa Wenger telah secara resmi mendapatkan peringatan tetapi tidak dikenai sanksi. Peringatan resmi tersebut dikeluarkan sesaat setelah manajer asal Prancis itu menerima larangan berada di baris depan selama tiga pertandingan setelah dia mempertanyakan integritas wasit di ruang ganti pejabat pertandingan di Hawthorns.

Wenger duduk di tribun untuk pertandingan bulan ini saat Arsenal melawan Nottingham Forest, Chelsea dan Bournemouth.Selain itu, dia juga mendapatkan denda sebesar £ 40.000.Ada juga pendapat panel FA yang isinya berupa larangan penuh, namun dikatakan jika larangan tersebut tidak bisa diberlakukan dalam kasus ini.Pihak Wenger sendiri sepertinya tidak puas dengan keputusan FA tersebut.

Bagaimanapun, Arsenal masih memiliki cukup banyak PR dan prestasi.Wenger dipandang masih belum bisa kembali membuat Arsenal menjadi klub yang ditakuti di Inggris. Akan tetapi, Arsenal dianggap masih mempercayakan secara penuh nasib klubnya musim ini hingga ke depan nanti di tangan Arsene Wenger kendati berbagai masalah telah terjadi. Tapi, mengingat posisi Arsenal masih di peringkat 6 klasemen sementara, sepertinya wajar Wenger tetap dipertahankan.

Pilkada 2018 Akan dipanaskan Kembali Oleh Isu SARA

Belum selesai dengan adanya isu sara yang dipergunakan oleh beberapa oknum dalam Pilkada Jakarta 2016 lalu sampai dengan akhir tahun 2017, nampaknya Pilkada 2018 juga akan masih dibayang-bayangi oleh isu sara seperti isu agama, ras, suku dan lain sebagainya.

Isu SARA Masih Menghantui

Seperti yang sudah ada sebelumnya, isu SARA yang ditujukan pada Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama digunakan untuk menjegal kembalinya dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Cerminan ini lah yang membuat Pilkada 2018 yang nampaknya akan sangat buas.

Nampaknya memang benar, akan memanaskan Pilkada 2018. Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perledum) memandang bahwa sentimen SARA masih akan mengancam Pilkada 2018 atau juga Pilpres 2019 karena salah satu alasannya persaingan Nonton Film Online yang sangat ketat antar partai politik.

“Di dalam kompetisi yang amat sengit di mana pertarungan itu sangat luar biasa untuk memenangkan pilkada, bakal selalu ada pihak atau juga oknum yang menggunakan cara ilegal namun dianggap efektif untuk memenangkan Pilkada,” ungkapnya. “Jadi saat ditanya apakah ada isu SARA di Pilkada 2018 yang bakal digunakan lagi, kemungkinan itu selalu ada dan amat sangat mungkin,” imbuhnya.

Kemungkinan maraknya kembali ke isu SARA nampaknya juga menjadi suatu kekhawatiran bagi Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri. Ia langsung saja mewanti-wanti supaya para calon tak menggunakannya di dalam kampanye Pilkada 2018. Malahan ia mengajak para calon untuk adu program.

Katanya, “Marilah kepala daerah untuk adu program, adu konsep, dan juga adu gagasan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat daerah. Jangan ada kampanye fitnah atau ujar kebencian apalagi SARA.”

Salah satu wilayah yang mana diperkirakan bakal menghadapi tensi SARA yang makin memanas adalah Jawa Barat. Hal ini bisa diketahui dari karakter pemilihnya, dan ini disampaikan oleh Firman Manan, Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran. “Karakter pemilih di Jawa Barat itu, salah satu karakter pemilih adalah mereka yang religius bahkan ada perkembangan terakhirnya juga muncul kekuatan Islam yang sangat konservatif,” ungkap Firman.

 

Pemanasan untuk Pilpres 2019

Banyak juga yang melihat bahwa Pilkada 2018 sebagai pemanasan untuk menuju ke Pemilu dan juga Pilpres 2019 karena 3 provinsi yang akan menggelar Pilkada tahun 2018 tepat bulan Juni ini yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur. Dan tiga provinsi ini memiliki jumlah penduduk yang besar. Jadi siapa saja yang menguasai ketiga wilayah tersebut diperkirakan bakal bisa memuluskan langkah untuk pemilihan tahun depan.

Oleh karena itu, Pilkada 2018 menjadi amat sangat menentukan. Ini lah yang dijelaska nn Titi Anggraini dari Perludem karena eksistensi dan kekuatan kompetisi partai bakal diuji secara langsung.

“Jadi ya, 2018 itu istilahnya menjadi sebuah pemanasan, semacam batu uji. Menjadi medium untuk bisa menguji kekuatan partai dan juga kekuatan mesin partai dalam dalam memenangkan pemilu. Jadi misalnya dia bisa menang di Pilkada 2018 ini akan melahirkan psikologi yang positif untuk partai dan pemilih lantaran jarak yang amat sangat berdekatan dengan Pemilu 2019,” ujarnya.

Titi menambahkan bahwa memenangkan Pilkada, untuk partai-partai, nampaknya dianggap sebagai sebuah awal kemenangan. “Jadi ya psikologi politik itu lah yang ingin dibentuk pada Pilkada 2018 di mana berkaitan dengan Pemilu 2019. Itu yang ingun ia bangun. Makanya lalu mereka bakal all out pada tahun 2018. Memenangkan 2018 bakal dilekati dengan perspektif mereka bahwa sudah sebagain dari usaha Pemilu 2019,” tukasnya.

Deretan Film Superhero Yang Tayang Di Tahun 2018

Setelah film Wonder Woman yang meraih sukses besar juga Justice League yang menuai beragam komentar, film-film dengan genre pahlawan super masih akan terus menghiasi layar lebar bagi penggemarnya.  Bagi Anda fans DC serta Marvel, simak jadwal lengkap perilisan film-film superhero ini di tahun 2018.

 

Film-film Superhero yang tayang di tahun 2018

Jangan lewatkan jadwal penayangan film-film favorit Anda berikut ini.

 

Black Panther

Film yang akan tayang pada 16 Februari 2018 ini dibintangi oleh Lupita Nyong’o, Chadwick Boseman, Michael B. Jordan, John Kani, Letitia Wright, Martin Freeman, Andy Serkis, Forest Whitaker, Sterling K. Brown, Angela Bassett, serta Danai Gurira. Focus film ini akan mengisahkan kehidupan T;Challa alias Black Panther setelah kembali ke kampung halamannya dan menjadi raja.

 

The New Mutants

Film produksi Marvel ini akan tayang pada 13 April 2018 dengan mengangkat genre horror. Ini tergolong terobosan baru untuk film bertema Superhero. Jalan cerita film ini hingga kini masih merupakan spekulasi tetapi kemungkinan akan merujuk pada komik New Mutants yang merupakan kelompok mutan-mutan muda mantan siswa sekolah mutan yang didirikan Profesor X.

 

Avengers: Infinity War

Film ini memang telah dinanti-nantikan oleh para penggemarnya dan siap tayang di tanggal 4 Mei 2018. Di sini para superhero harus bergabung dengan banyak karakter pahlawan lainnya dari berbagai cerita Marvel demi mengalahkan Thanos yang berniat menghancurkan bumi demi memburu batu keabadian.

 

Deadpool 2

Setelah mendapatkan sambutan hangat dari film perdananya, di tahun 2018 ini sekuel film Deadpool akan dirilis pada 1 Juni 2018. Pemeran utamanya tentu saja masih tetap Ryan Reynold, dan selain itu ada T.J Miller, Zazie Beets, dan Josh Brolin.

 

Ant-Man and the Wasp

Dirilis pada 6 Juli 2018 mendatang, di sini Marvel akan membuat seorang superhero wanita menjadi tokoh utama untuk pertama kalinya. Tetapi belum ada informasi tentang plot cerita film tersebut.

 

Venom

Venom akan ditayangkan pada 5 oktober 2018 mendatang dengan Tom Hardy sebagai pemeran utamanya. Selain itu ada pula Riz Ahmed, Michelle Williams, serta Jenny Slate.

 

Aquaman

Sosok Aquaman memang terlihat cukup menonjol sekaligus misterius pada film Justice League. Bila Anda terkesan dengan penampilan perdananya dan ingin menyaksikan lebih banyak tentang superhero yang satu ini, jangan lewatkan untuk menyaksikan film Aquaman pada 21 Desember 2018. Superhero yang mendapat tahta sebagai penguasa atlantik dari ibunya ini akan bertempur melawan para criminal yang mencemari dunia.

 

Untitle Animated Spider Man

Penggemar si manusia laba-laba, Spider Man benar-benar tak boleh melewatkan film animasi Spiderman ini di penghujung tahun 2018, tepatnya 14 desember 2018. Film ini diproduksi atas inisiatif dari Chris Miller serta Phil Lord.

 

Film-film fantasi atau khayalan termasuk film-film superhero seringkali dianggap cocok sebagai tontonan anak-anak. Padahal faktanya tak semua film togel online bergenre superhero dapat disaksikan oleh anak-anak dibawah umur karena berbagai sebab, misalnya penuh adegan yang sadis atau berbumbu seksualitas. Ini juga berlaku untuk fim-film animasi. Untuk itu sebelum mengajak buah hati Anda menonton film superhero, pastikan bahwa film yang dimaksud sesuai dengan usianya. Terlepas dari itu, film superhero umumnya juga mempunyai pesan moral yang baik berkaitan dengan keberanian, kerja sama tim, persahabatan, dan seterusnya.

 

Nah, semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda para penggemar nonton film.